Gonjang-ganjing tentang mutu pendidikan yang semakin disorot akhir-akhir ini membuat banyak pihak yang terlibat mulai bingung, seperti apa sebenarnya konsep pendidikan yang ideal di Indonesia. Karena banyak bukti menunjukkan pendidikan di Indonesia jauh tertinggal di bandingkan negara lain.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTMeskipun kita bersikap masa bodoh dengan survei yang menyatakan posisi pendidikan Indonesia termasuk papan bawah di Asia bahkan di dunia, ada baiknya kita melirik bagaimana sebenarnya sistem pendidikan di negara yang tergolong maju.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTAda beberapa catatan dari negara-negara yang diakui dunia memiliki metode pendidikan yang unggul, misalnya untuk pendidikan bahasa dipegang oleh Belanda, seni oleh Amerika Serikat, pendidikan menengah oleh Jerman, pendidikan dewasa oleh Swedia.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTAlokasi danaPendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTUang ternyata bukan faktor penentu kesuksesan sebuah pendidikan. Buktinya, baik Jepang maupun Jerman hanya mengeluarkan setengah dari jumlah pendidikan yang dikeluarkan AS, namun kedua negara tersebut tetap menempati posisi atas dalam kompetisi perebutan ilmu pengetahuan. Para ahli sependapat bahwa bukan jumlah uang yang menentukan mutu pendidikan tetapi bagaimana cara uang itu digunakan. Bila AS lebih banyak menggunakan dana untuk membangun gedung serta urusan administrasi, maka Jepang maupun Jerman lebih banyak mengalokasikan dana untuk kesejahteraan para guru.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTTak heran bila gaji guru di Jerman sangat tinggi, karena profesi ini sangat dihormati disana. Namun sebaliknya, kualitas gurupun dituntut sangat tinggi. Rata-rata guru di Jeman memiliki dua latar belakang pendidikan universitas, misalnya saja selain sarjana di bidang musik guru tersebut juga sarjana matematika. Setelah itu mereka masih harus menempuh pendidikan guru selama dua tahun dengan sistem gugur yang sangat ketat. Mereka yang lolos seleksi inilah yang akan memperoleh sertifikat mengajar.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTPeran guruPendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTDisamping kualitas guru faktor kurikulum dan metode mengajar juga memegang peranan penting. Dari evaluasi sekolah-sekolah di negara tersebut, diperoleh gambaran peran guru di kelas tidak dominan lagi. Guru tidak dituntut untuk menjadi “pemberi” namun sebagai “perangsang” jiwa kreatif anak. Negara lain, Italia contohnya, sejak awal para guru TK sudah menyadari bahwa murid memiliki kemampuan berbeda. Sehingga tugas guru bukanlah menuntut murid untuk memiliki kemampuan seragam, tetapi bagaimanan agar setiap murid memiliki kemampuan optimalnya dengan memperhatikan perbedaan-perbedaan yang melatarbelakanginya.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTPendekatan serupa juga diterapkan di sekolah-sekolah dasar di New Zealand, yang menekan pelajaran membaca dan menulis sebagai sokoguru pendidikan. Konsep pendidikan mereka adalah dengan membiarkan murid mencapai prestasinya sesuai dengan daya tangkap dan kemampuannya masing-masing.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTPendekatan semacam ini tak mengenal ujian akhir ataupun tes standar yang dipakai untuk mengukur kemampuan murid seperti lazimnya di Indonesia. Yang ada adalah, guru memiliki riwayat lengkap perkembangan kemampuan setiap anak didiknya. Sehingga setiap saat, orang tua maupun guru yang melanjutkan pendidikan terhadap anak yang bersangkutan segera mengetahui sejauh mana prestasi yang telah dicapai si anak.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTPraktekPendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTKonsep pengajaran konvensional yang sangat bergantung pada guru dan buku teks sudah semakin ditinggalkan banyak negara maju. Kedekatan dengan realita saat ini justru dilihat
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTsebagai kunci untuk merebut ilmu pengetahuan. Di Jepang, untuk menentukan hukum-hukum alam, murid-murid tidak memperolehnya dari buku pegangan, namun dari percobaan-percobaan di laboratorium. Bahkan sejak duduk di sekolah dasarpun, anak-anak Jepang sudah dirangsang untuk membuktikan secara alamiah apa yang ada didepan mata. Misalnya, setiap hari mereka mendapat tugas untuk menebak berat benda-benda yang ada disekitar mereka, dan kemudian mengukurnya pada timbangan. Dengan membandingkan hasil tebakan dan hasil pengukuran lewat timbangan, tanpa disadari anak-anak belajar untuk berhati-hati dalam menilai sesuatu, dan sekaligus menyadari pentingnya landasan ilmiah untuk membuat kesimpulan.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTSatu hal yang sangat menarik dari pelajaran ilmu pengetahuan di Jepang, teori yang dipelajari di kelas harus langsung dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bukan hal yang aneh bila setiap murid wajib membawa dari rumah satu macam peralatan elektronik yang rusak, dan diminta membetulkannya di kelas. Tingkat kerusakan barang yang dibawa tergantung dari kelas murid bersangkutan. Anak kelas empat SD mungkin diminta untuk membetulkan setrika, tetapi anak kelas lima sudah dituntut membetulkan permainan bertenaga matahari.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTBelanda yang terkenal dengan pengajaran bahasa asing menganut prinsip serupa, buku teks adalah hanya pelengkap, yang utama adalah pengalaman sehari-hari. Dalam pengajaran bahasa Inggeris, persoalan grammar dan structure bukan persoalan besar, yang penting anak-anak berani bercakap-cakap, dan berani mengeluarkan pendapat. Sehingga porsi utama dalam pengajaran bahasa asing adalah diskusi. Porsi lainnya adalah melibatkan anak-anak dalam persoalan sehari-hari yang bukan simulasi. Misalnya saja mereka diminta untuk mencari data ke kantor pos dengan memakai bahasa Inggeris, atau menulis surat pengaduan ke polisi juga dalam bahasa Inggeris.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTProgresivitas belanda dalam pengajaran bahasa asing antara lain didukung kesadaran masyarakatnya bahwa “dunia makin kecil” dan sebagai negara yang memiliki bahasa yang tidak banyak dipakai di negara lain, Belanda perlu menyesuaikan diri. Itu sebabnya bahasa Inggeris, Perancis dan Jerman sudah diajarkan jauh sebelum anak masuk universitas.
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTHarapanPendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MTAlasan terbatasnya anggaran untuk pendidikan memang merupakan salah satu faktor mengapa pendidikan di Indonesia jalan ditempat. Tapi apakah jika anggaran pendidikan ditambah mutu pendidikan di Indonesia akan meningkat? Jawabannya bisa ya dan bisa pula tidak. Sudah saatnya kita memperbaiki konsep pendidikan kita. Perlu diupayakan sistem baru jika sistem yang ada sekarang ternyata tidak mampu menjawab tuntutan atas kualitas pendidikan yang seharusnya. Membuat standar-standar nilai yang memicu pro-kontra ada baiknya kita tinggalkan. Karena dengan masih berpedoman terhadap standar nilai akan berdampak terus ada pihak tertentu yang “bermain” dengan nilai.***
Pendidikan Bermutu oleh Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MT