AbstrakAnalisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAMakalah ini bertujuan untuk mengalisis suatu proses penentuan keputusan investasi dalam pemilihan suatu saham yang akan dibeli. Penilaian terhadap saham yang akan dibeli didasarkan atas analisis fundamental secara ”top-down”. Analisis fundamental dimulai dengan menganalisis variabel-variabel makro-ekonomi lima tahun terakhir (1999-2003) dan prospek perekonomian kedepan. Sementara analisis industri dilakukan terhadap perkembangan dan prospek industri perbankan. Terakhir analisis perusahaan dilakukan terhadap indikator rasio keuangan perusahaan untuk menentukan harga pasar yang wajar (nilai intrinsik) terhadap saham Lippobank dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasar saat ini (under-valued). Berdasarkan analisis fundamental secara “top-down” tersebut, maka dapat direkomendasikan untuk membeli (buy) saham lippobank.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAI. PENDAHULUANAnalisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAAnalisis terhadap nilai saham penting dilakukan oleh seorang investor, terutama berkaitan dengan dividen dan earning yang diharapkan dari perusahaan di masa yang akan datang. Besarnya dividen dan earning yang diharapkan dari suatu perusahaan akan tergantung dari prospek keuntungan yang dimiliki perusahaan. Karena prospek perusahaan sangat tergantung dari keadaan ekonomi secara keseluruhan, maka analisis penilaian saham yang dilakukan investor juga harus memperhitungkan beberapa variabel makro yang mempengaruhi kemampuan perusahaan menghasilkan laba.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MADalam melakukan analisis penilaian saham, investor bisa melakukan analisis fundamental secara “top-down” untuk menilai prospek perusahaan. Pertama kali perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor makroekonomi yang mempengaruhi kinerja seluruh perusahaan, kemudian dilanjutkan dengan analisis industri, dan pada akhirnya dilakukan analisis terhadap perusahaan yang mengeluarkan sekuritas bersangkutan untuk menilai apakah sekuritas yang dikeluarkannya menguntungkan atau merugikan bagi investor. Artikel ini membahas tentang peluang investasi terhadap saham PT LippoBank (kode:LPBN) dengan menggunakan analisis fundamental secara “top-down”, dengan tujuan apakah saham LippoBank layak untuk dibeli atau dijual.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAII. ANALISIS MAKRO EKONOMIAnalisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MA2.1. Perkembangan Perekonomian Indonesia: Periode 1999-2003Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAAnalisis fundamental harga saham dimulai dengan analisis terhadap kondisi lingkungan makro ekonomi. Lingkungan makro ekonomi adalah lingkungan yang mempengaruhi operasi perusahaan sehari-hari. Kemampuan investor dalam memahami dan meramalkan kondisi makro ekonomi di masa datang, akan sangat berguna dalam pembuatan keputusan investasi yang menguntungkan. Untuk itu, seorang investor harus memperhatikan beberapa indikator makro ekonomi yang bisa membantu mereka dalam memahami dan meramalkan kondisi ekonomi makro.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAPerkembangan perekonomian Indonesia lima tahun terakhir (periode1999-2003) menunjukkan kondisi yang relatif stabil dan semakin membaiknya indikator-indikator makroekonomi antara lain; pertumbuhan eknomi yang meningkat sebesar 4,1% dibandingkan 3,7% pada tahun 2002. Indikator lainnya adalah nilai tukar rupiah yang makin menguat, menurunnya laju inflai dan tingkat bunga serta meningkatnya cadangan devisa. Namum perkembangan sektor riil belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Walaupun sektor perbankan sudah mulai sedikit demi sedikit mengucurkan dana kredit, tampaknya hal ini belum cukup untuk menggerakkan sektor riil. Sedangkan investasi asing menunjukkan perkembangan yang kurang menggembirakan.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MA2.1.1. Pertumbuhan Ekonomi (Produk Domestik Bruto)Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAProduk domestik Bruto (PDB) adalah ukuran produksi barang dan jasa total suatu negara. Pertumbuhan PDB yang cepat merupakan indikasi terjadinya pertumbuhan ekonomi. Jika pertumbuhan ekonomi membaik, maka daya beli masyarakat pun akan meningkat, dan ini merupakan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan penjualannya. Dengan meningkatnya penjualan perusahaan, maka kesempatan perusahaan memperoleh keuntungan juga akan semakin meningkat.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MAPertumbuhan ekonomi pada tahun 2003 tumbuh 4,1% meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2002 dan 2001 yaitu sebesar 3,7% dan 3,5%. Seluruh komponen permintaan aggregat tumbuh positif, sehingga kontribusi komponen-komponen tersebut dalam pertumbuhan ekonomi juga meningkat (tabel. 2). Pertumbuhan ekonomi masih dimotori oleh konsumsi. Sementara investasi dan ekspor, walaupun mulai menunjukkan pertumbuhan positif, namun perannya sebagai penggerak perkonomian relatif masih terbatas.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MA2.1.2. Tingkat Suku BungaAnalisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MATingkat bunga yang terlalu tinggi akan mempengaruhi nilai sekarang (present value) aliran kas perusahaan, sehingga kesempatan-kesempatan investasi yang ada tidak akan menarik lagi. Tingkat bunga yang tinggi juga akan meningkatkan biaya modal yang harus ditanggung perusahaan. Disamping itu tingkat bunga yang tinggi juga akan menyebabkan return yang diisyaratkan investor dari suatu investasi akan meningkat.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MATingkat suku bunga selama periode 1999 sampai Maret 2004 terus mengalami penurunan baik untuk suku bunga SBI, deposito maupun KMK. Tingkat suku bunga SBI untuk 1 bulan dan 3 bulan telah turun mencapai 7,42% dan 8,34% pada Maret 2004. Penurunan suku bungan SBI, juga diikuti pula penurunan suku bunga deposito yang telah mencapai 6,11% untuk 1 bulan dan 6,14 % unuk 3 bulan pada Maret 2004. Dengan menurunnya tingkat suku bunga SBI dan deposito, suku bunga kredit juga terdorong ke bawah, dimana pada bulan Maret 2004 telah turun mencapai 14,61 persen. Tetapi spread antara suku bunga KMK dengan deposito 3 bulan masih tetap tinggi.
Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MA1 2 3 4 5 6 7 8 9 » selanjutnya Analisis Penentuan Keputusan Investasi: Studi Kasus Saham PT Lippo Bank Tbk (LPBN) oleh Endri, SE.MA