EnglishIndonesia

Link

.: Link Lain :.

Online

Pengunjung: 6, Anggota: 0 ...

paling banyak berkunjung: 106
(anggota: 0, pengunjung: 106) pada 19 Ags : 05:52
RSS Feed
Berita dapat disindikasikan menggunakan rss feed berikut.
rss1.0
rss2.0
rdf
atom

.: Apa itu RSS :.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut
Abjad Pertama Judul Tulisan
&ABDEFGHIJKLMNOPQRSTUW semuanya Daftar
04 16
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:12:45
oleh: Indrawadi,S.Pi



Menikmati pemandangan bawah laut itu, ternyata memiliki keasyikan tersendiri. Berbagai ragam biota laut yang hidup berkeliaran di dalam air tersebut begitu memikat untuk ditatap. Mulai dari ikan-ikan karang yang beragam dan bewarna warni, rumput laut yang bergoyang-goyang, aneka terumbu karang baik karang keras maupun karang lunak yang berbagi bentuk, hingga plankton dan aneka biota laut lainnya menggoda kita untuk segera menyelaminya.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Untuk dapat menikmati semua keindahan dan kenikmatan bawah laut tersebut, tidaklah terlalu sukar atau memerlukan waktu yang lama. Salah satu cara untuk dapat menikmati pemndangan bawah tersebut adalah dengan belajar menyelam ( scuba diving ). Dengan belajar menyelam seorang diver akan mendapatkan teori mengenai bagaimana cara menyelam dengan benar, pengetahuan mengenai peralatan-peralatan yang diperlukan termasuk juga bagaimana cara menyelamtkan diri, hanya saja biaya yang harus dikeluarkan untuk belajar scuba dengan segala peralatannya untuk menjadi penyelam professional relatif cukup mahal.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Pilihan lain untuk dapat menikmati keindahan tersebut adalah dengan belajar skin diving atau snorkeling, agaknya snorkeling ini bisa dikatakan adalah jenjang pertama untuk mengikuti jenjang-jenjang penyelaman yakni dari skin diving ke scuba diving. Berbeda dengan scuba diving yang menuntut banyak peralatan yang relatif mahal serta harus memiliki ketrampilan khusus, untuk dapat melakukan snorkeling cukup sederhana saja, yang penting sekali adalah bisa teknik-teknik dasar berenang, peralatan dan perlengkapannyapun cukup sederhana yaitu : (1). Masker berfungsi untuk melindungi mata dan hidung dari kemasukan air, (2). Snorkel berfungsi sebagai alat untuk bernafas melalui mulut, (3). Fin atau kaki katak yang berfungsi untuk menambah kecepatan dan gerakan kaki dalam meluncur di air. Semua peralatan tersebut adapt di peroleh di took-toko olah raga dengan harga berkisar Rp. 80.000 – Rp.250.000, tergantung dari merek dan kualitasnya. Untuk dapat melakukan snorkeling pun biasanya tak dituntut harus memiliki sertifikat khusus, asal saat bersnorkelling ria kita harus punya pasangan yang mendampingi kita selama bersnorkelling.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Biasanya hanya dengan bersnokelling atau skin diving orang tak cukup puas menikmati keindahan panorama bawah laut tersebut, makulum hanya dengan sekedar mengapung di permukaan, keindahan yang dapat disaksikan terbatas, hanya sebagian kecil saja yang dapat disaksikan, misalnya hanya ikan-ikan kecil dan aneka ragam jenis terumbu karang diperairan dangkal saja yang dapat disaksikan. Padahal keindahan yang lebih miterius lagi biasanya tersembunyi dibawah permukaan, maka unuk dapat menikmatai keindahan yang lebih tersebut kalau hanya dengan peralatan skin diving saja kita tak dapat menyelam ketempat yang lebih dalam dan lebih lama. Untuk itu kita harus dilengkapi dengan alat Bantu untuk pernafasan bawah air yang disebut dengan alat SCUBA ( Self Contained Underwater Breathing Apparatus ). Untuk bisa menyelam scuba mau tak mau kita harus memiliki sertifikat selam, minimal jenjang A2 versi PB POSSI ( Persatuan Olah raga Selam Seluruh Indonesia ). Untuk memperoleh sertifikat tersebut kita terlebih dahulu harus mengikuti kursus singkat pada club-club selam yang ada atau pada dive shop-dive shop dengan biaya berkisar Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000, tergantung dari tingkat jenjang penyelaman dan induk organisasi yang mengeluarkan sertifikat selam tersebut. Walaupun kita tak memiliki peralatan scuba, kita dapat menyewa pada dive shop, biasanya dengan harga yang berkisar Rp. 30.000 – Rp. 50.000 untuk regulator dan BCD, tabung oksigen berkisar Rp. 20.000 – 35.000, harga tersebut belumlah termasuk biaya trasnportasi dan untuk dive guide.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Meski peminat akan olah raga ini relatif masih sedikit, di Sumatera Barat agaknya olah raga ini telah mulai diminati, tidak saja oleh kalangan muda, pelajar, atau mahasiswa, tetapi juga bagi mereka yang telah berumurpun bayak yang kesemsem dengan jenis olah raga yang telah dikenal sejak tahun 1983 di Sumatera Barat. Pertama kali selam di Sumatera Barat diperkanalkan oleh seorang penyelam professional Mr. Wiliam Ong dari Singapura, melihat potensi selam yang begitu besar di perairan ini, maka sekitar tahun 1990 terbentuklah club-club selam di Sumbar diantaranya Tirta Diving Satwa yang kini mengembangkan kiprahnya dibidang Dive Shop di Indonesia Bagian Timur, kemudian Padang Diving yang mengkhususkan wisata selam di Sumatera Barat.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Kini kegiatan pengembangan olah raga selam di Sumatera Barat telah mulai bangkit kembali, berkat kegigihan dan keseriusan diver-diver senior yang telah ada sebelumnya serta dari jebolan diver Bung Hatta Diving Club. Sekedar ilustrasi, pengembangan olah raga selam ini mulai aktif kembali setelah adanya perhatain yang serius oleh pemerintah dengan adanay program Diklat Selam dan Metode Penelitian Terumbu Karang yang diadakan oleh P3O-LIPI di tujuh daerah. Untuk wilayah Sumatera telah ditunjuk Universitas Bung Hatta sebagai pusat dari Simpul 1, dimana LIPI membagi wilayah Indonesia manjadi 7 simpul, yaitu Simpul 1 meliputi wilayah Sumatera berpusat di Universitas Bung Hatta, Simpul 2 meliputi sampai saat ini dari program tersebut telah dihasilkan lebih dari 800 orang penyelam-penyelam baru di Indonesia, sampai saat ini Bung Hatta Diving Club telah melahirkan 30 orang lebih baik yang telah menyelesaikan kuliahnya maupun yang masih aktif di bangku perkuliahan.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Sangat ironis sekali, bila dibandingkan jumlah penyelam yang ada di Indonesia, bila dilihat dari negara kita yang merupakan negara maritime terbesar di dunia, betapa tidak dengan panjang garis pantai lebih dari 81.000 Km yag mana 2/3 dari luas wilayahnya adalah lautan dengan jumlah pulau-pulau lebih dari 13.000 buah. Namun dari 212 juta jiwa penduduknya, jumlah penyelam sangatlah kecil sekali. Sebenarnya minat masyarakat terhadap kegiatan selam sesungguhnya cukup tinggi, terutama bagi mereka yang menyukai olah raga air, para peneliti kelautan dan aktifis lingkungan serta berbagai profesi orang lainnya. Namun berbagai keterbatasan menjadi kendala dalam melaksanakannya.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Hal itu bagi para peminat olah raga selam atau pemerhati sumberdaya kelautan, kini nampaknya agak terkurann\gi, karena di Sumatera Barat sendiri telah berkembang, bahkan Yayasan Minang Bahari, sebuah LSM mengkhususkan lembaganya di bidang ini, selain giat mengkampanyekan penyelamatan laut dan pesisir serta membantu program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat pesisir juga, akan membantu para pengemar selam, mendampingi serta akan memandu ke lokasi-lokasi penyelaman. Anda berminat ?, hubungi LSM tersebut yang beralamat di Jl.Kartini II no 22 B, atau lewat telepon (0751) 21598. Bagi pengemar selancar dunia maya bisa juga di akses di http://www.geocities.com/sanari dan e-mail : sanari@padang.wasantara .net.id. Di situs tersebut anda akan mendapatkan informasi lengkap tentang dunia bawah laut Sumatera Barat, negeri elok yang berada di pantai bagian barat Pulau Sumatera.
Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi


Menyelami Laut, Melihat Dunia Bawah Laut oleh Indrawadi,S.Pi
Artikel Perikanan Lain
Rumpon Menetap, Mampu Atasi Masalah Nelayan
oleh Indrawadi, S.Pi
Selasa 11 Desember 2007 - 08:51:15
Ats-Tsalatsa, 1 Dhul Hijja 1428 H - 08:51:15
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air
oleh Indrawadi, S.Pi
Kamis 04 Oktober 2007 - 11:35:56
Al-Hamis, 22 Ramadan 1428 H - 11:35:56
Ekowisata Berbasis Penyu, Di Pesisir Selatan, Padukan Kepentingan Ekonomi dan Ekologi
oleh Indrawadi, S.Pi
Jumat 07 September 2007 - 14:55:33
Al-Jum'a, 24 Sha'ban 1428 H - 14:55:33
Keberadaan Penyu dan Upaya Pelestariannya di Sumatera Barat
oleh Harfiandri Damanhuri,S.Pi,M.Sc
Sabtu 07 Juli 2007 - 08:45:33
As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:45:33
Eko-Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
oleh Harfiandri Damanhuri, S.Pi, M.Sc
Sabtu 07 Juli 2007 - 08:34:04
As-Sabt, 21 Jumada Al-Thani 1428 H - 08:34:04
Pilih "Ngojek" Ketimbang Melaut
oleh Indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:21:02
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:21:02
Scuba Diving, Menggaet Nikmat Dibawah Air
oleh indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:12:24
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:12:24
Menumbuhkan Terumbu Karang di Atas Jubin
oleh indrawadi
Rabu 24 Januari 2007 - 17:10:37
Al-Arba'a, 5 Muharram 1428 H - 17:10:37
Nelayan Cerdas, Nelayan Mandiri
oleh Prof.Dr.Ir. Hafrijal Syandri, MS
Jumat 19 Januari 2007 - 11:51:53
Al-Jum'a, 29 Dhul Hijja 1427 H - 11:51:53
''Rumah Ikan'' dari Terumbu Karang Buatan
oleh Indrawadi,S.Pi
Sabtu 13 Januari 2007 - 08:25:51
As-Sabt, 23 Dhul Hijja 1427 H - 08:25:51
Menyelam, Membuat Rumah Ikan...
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:21:57
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:21:57
Pemberdayaan Wanita Nelayan
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:11:05
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:11:05
Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat
oleh Indrawadi, S.Pi
Jumat 22 Desember 2006 - 11:07:26
Al-Jum'a, 1 Dhul Hijja 1427 H - 11:07:26
The Influence Cake In Diet On Cyprinus Carpio L Performance Pengaruh Penggunaan Bungkil Inti Sawit Dalam Pakan Terhadap Performa Ikan Mas (Cyprinus Carpio L)
oleh Dr. Ir.M. Amri,MP
Rabu 04 Oktober 2006 - 13:18:54
Al-Arba'a, 11 Ramadan 1427 H - 13:18:54
Pengembangan Peternakan Di Wilayah Pesisir
oleh Dr. Rusfidra, S.Pt.
Senin 02 Oktober 2006 - 13:48:16
Al-Itsnayna, 9 Ramadan 1427 H - 13:48:16
Sambil Menyelam, Meneliti Terumbu Karang
oleh Indrawadi, S.Pi
Selasa 17 Januari 2006 - 14:16:39
Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:16:39
Menyelam, Membuat Rumah Ikan...
oleh Indrawadi, S.Pi
Selasa 17 Januari 2006 - 14:12:46
Ats-Tsalatsa, 17 Dhul Hijja 1426 H - 14:12:46
Nasib Nelayan Dihempas BBM, Namun Laut Masih Memberikan Harapan
oleh Indrawadi,S.Pi
Selasa 31 Mei 2005 - 08:08:45
Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:08:45
Pilih “Ngojek” Ketimbang Melaut
oleh Indrawadi,S.Pi
Selasa 31 Mei 2005 - 08:07:16
Ats-Tsalatsa, 22 Rabi Al-Thani 1426 H - 08:07:16
Mengelola Sumberdaya Kelautan, Pilihan Masa Depan
oleh Indrawadi,S.Pi
Jumat 06 Mei 2005 - 14:50:33
Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:50:33
Kebijakan Pengelolaan Plasma Nuftah Ikan Bilih (Mystacoleucus padangenesis Blkr) di Danau Singkarak
oleh Dr.Ir. Hafrijal Syandri,MS
Jumat 06 Mei 2005 - 14:46:13
Al-Jum'a, 27 Rabi Al-Awwal 1426 H - 14:46:13
Otonomi Daerah dan Pemberdayaan Nelayan
oleh Ir. Eni Kamal,M.Sc
Jumat 29 April 2005 - 09:00:47
Al-Jum'a, 20 Rabi Al-Awwal 1426 H - 09:00:47
Pembangunan Dan Peluang Kerja Pada Sektor Perikanan Dan Kelautan
oleh Indrawadi, S.Pi
Rabu 27 April 2005 - 11:48:03
Al-Arba'a, 18 Rabi Al-Awwal 1426 H - 11:48:03
Di Laut Kita Tumpang Tindih
oleh Indrawadi
Sabtu 16 April 2005 - 08:08:41
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:08:41
Di Laut Kapan Kita Jaya ?
oleh Indrawadi
Sabtu 16 April 2005 - 08:04:43
As-Sabt, 7 Rabi Al-Awwal 1426 H - 08:04:43
Menyelam Di Sumatera Barat
oleh indrawadi
Kamis 17 Maret 2005 - 18:33:13
Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:33:13
Sekilas Tentang Terumbu Karang
oleh Indrawadi
Kamis 17 Maret 2005 - 18:31:33
Al-Hamis, 6 Safar 1426 H - 18:31:33
Galeri Random
   Berita Kampus
»KESEMPATAN EMAS BAGI MASYARAKAT YANG SIBUK UNTUK KULIAH DI FPIK UBH
Mulai semester Ganjil 2008/2009 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta memberik ...
»
Hukum UBH - BILA BEBERAPA FILTUR DALAM WEB INI TIDAK BISA ANDA AKSES, PENGELOLA MOHON MAAF. KARENA W ...
»Pengiriman Mahasiswa Mengikuti Kompetisi Matematika Tingkat Nasional
Lima orang mahasiswa akan dikirim mengikuti kompetisi matematika tingkat nasional pada tanggal 12 - ...
»Mahasiswa FTI-UBH, Olah Kotoran Ternak Jadi Energi Listrik
Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Muhammad Nizam Ibka menci ...
»Bupati Tanah Datar Meresmikan Kincir Air Kerjasama Dengan Universitas Bung Hatta
Dalam rangka meningkatkan komunikasi yang produktif antar stakeholders, Forum Komunikasi dan Konsult ...
Copyright (c) Universitas Bung Hatta
Design by Djamboe WebDesign
Development by Djamboe WebDesign